VIVAnews - Nunun Nurbaeti Daradjatun mengakui kenal dengan mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Swaray Goeltom. Namun, istri mantan Wakapolri Komjen (purn) Adang Daradjatun itu mambantah dekat dengan Miranda.
"Dia cuma kenal saja, dia kan istri Wakapolri," kata pengacara Nunun, Partahi Sihombing, saat dihubungi, Jumat 12 Maret 2010.
Meski kenal, namun Partahi membantah kliennya memiliki hubungan bisnis dengan Miranda. Apalagi terkait dengan kasus dugaan suap paska pemilihan Miranda sebagai Deputi Gubernur Senior BI periode 2004-2009. "Apa hubungannya," ujarnya.
Keterlibatan Nunun ini diketahui dari keterangan Ahmad Hakim Safari Malangjudo alias Arie Malang Judo. Dia mengaku pada tahun 2000 berdiri perusahaan yang berafiliasi antara Arie dengan keluarga Adang Nurbaetie bernama PT Wahana Esa Sejati. Dewan direksi perusahaan itu terdiri dari Direktur Utama Nunun Nurbaetie, Direktur Keuangan Yane Yunarni, Direktur Adri Ahmad Drajad dan Arie Malangjudo.
Arie mengaku pertama kali diperkenalkan dengan Endin AJ Soefihara dalam sebuah pesta di rumah Nunun di Jalan Cipete Raya Nomor 39C, Jakarta Selatan. Pesta itu dihadiri juga anggota DPR dan pengusaha.
Ari juga mengaku pada awal Juni 2004, dia dihubungi Nunun untuk ke ruangannya. Dan saat tiba di ruangan itu, Nunun sedang bersama dengan seorang laki-laki, yang belakangan dia ketahui sebagai Hamka Yandhu.
Dalam pertemuan itu, sempat terjadi pembicaraan:
Nunun: Saya ingin Pak Arie membantu saya untuk menyampaikan tanda terima kasih kepada anggota Dewan.
Arie: Lho, kenapa saya?
Nunun: Lha, masak office boy. Ini kan untuk anggota Dewan.
Arie: Ya sudahlah kalau begitu. Kapan waktunya?