Wawancara Komisaris Jenderal Ito Sumardi
"Saya Sudah Dipanggil Kapolri"
Kendati sudah ada keputusan, Komisaris Jenderal Ito Sumardi belum tempati pos barunya.
Rabu, 25 November 2009, 11:47 WIB
Nurlis E. Meuko
Brigjen Pol Ito Sumardi & Brigjen Pol S Damanhuri (bikkb.riau.go.id)

VIVAnews-- Sampai pagi ini, Komisaris Jenderal Susno Duadji masih menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal Polri. Tadi malam sudah diumumkan bahwa Susno diganti Inspektur Jenderal Ito Sumardi yang sudah dinaikkan pangkatnya menjadi Komisaris Jenderal.

"Tapi, saya hari ini belum bertugas di Bareskrim," kata Koordinator Staf Ahli Kapolri ini kepada wartawan VIVAnews yang meneleponnya barusan. Mantan Kepala Polda Riau dan Kepala Polda Sumatera Selatan ini berharap dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Dia sudah menjadi reserse sejak masa perwira pertama.

"Saya mengucapkan selamat," kata Inspektur Jenderal Sutjiptadi, mantan Kepala Polda Riau. Sutjiptadi sempat berhubungan dengan Ito saat jabatan Polda Riau berganti dari Ito ke Sutjiptadi pada 2006.

Berikut adalah obrolan singkat Kabareskrim yang baru dengan wartawan VIVAnews, Nurlis E. Meuko.

Sudah mulai melaksanakan tugas sebagai Kapala Badan Reserse Kriminal Polri?

Belum, masih Pak Susno (Komisaris Jenderal Susno Duadji) di situ, saya belum resmi menjabat.

Tapi sudah ada Surat Keputusan Kepala Polri dan juga sudah diumumkan ke publik tadi malam?

Benar, saya sudah mendengarnya dari media massa, juga sudah dipanggil Pak Kapolri tadi dan diberitahu mengenai hal itu. Mudah-mudahan saya menjalankan tugas ini dengan baik nantinya. Tapi hari ini masih Pak Susno yang menjalankan tugas.

Program apa yang akan Anda jalankan saat menjabat Kepala Bareskirm nantinya?

Saya belum bisa bilang seperti apa. Nanti saya lihat dulu apa saja yang telah direncanakan Pak Susno, apa yang sudah dilaksanakan, kemudian baru saya bisa menentukan langkah.

Bagaimana pandangan Anda dengan media massa yang ramai mengkritik Polri?

Nanti saya akan bertemu dengan teman-teman media. Kita tukar fikiranlah ya.

Tanggapan Anda soal kasus yang lagi hangat sekarang ini di kepolisian?

Hari ini, saya masih belum Kabareskrim ya.

• VIVAnews
 
komentar
Sirait, Mr.
25/11/2009
Kalau ada pergantian pejabat ada dua hal yang harus dilakukan. Bagi yang diganti; merenung tentang hal-hal yang telah dilakukan, mensyukuri kebaikan dan meminta ampun Yang Kuasa atas kesalahan dan dosa-dosa. Bagi yang baru; memperbaiki semua aspek, mendidik anak buah supaya tidak mempermainkan pasal2 peraturan, tidak main mata dengan pengacara, tidak membuat setoran wajib dan sukarela sama bawahan, tidak memberikan setoran sama atasan, melaksanakan semua janji dan doa sama Tuhan, jujur, baik, harus pandai membedakan kewajiban, kewenangan dan hak. Periksa harta anak buah semua siapa tahu pekerjaannya memeras. Bersabarlah dalam berdoa Tuhan menyertaimu.
aat atiwah sukis
25/11/2009
aq fikir masalah cicak, buaya n bunglon sdh jelas arahnya... aq heran kenapa komisi III ngotot menggunakan hak angket....?
agus
25/11/2009
Saat menjabat Kapolda Riau. Dia tidak begitu pro rakyat. Mudah-mudahan saat di kabareskrim, dia berubah dan menjadi lebih pro rakyat, bukan pengusaha
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.