Franz Magnis Heran SBY Jadi Peragu
Franz Magnis Suseno berharap Presiden belajar bahwa sikap plin-plan tak bisa dipakai.
Selasa, 24 November 2009, 16:40 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Eko Huda S
Frans Magnis Suseno (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Tokoh masyarakat yang sekaligus rohaniawan, Franz Magnis Suseno mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak tegas menyikapi rekomendasi Tim 8 terkait kasus Bibit Samad Riyanto dan Chandra Hamzah. Dia menyatakan heran dengan sikap SBY itu.

"Saya heran kenapa setelah beberapa hari menjabat, dia (SBY) jadi begitu peragu, bekerja tidak dengan mantap," kata Franz Magnis Suseno usai menggelar jumpa pers bersama mantan presiden Abdurrahman Wahid di kantor PB NU, Jakarta, Selasa 24 November 2009.

Dia berharap, SBY bisa belajar dari reaksi keras yang muncul atas sikap yang dia ambil. Reaksi keras terhadap sikap plin-plan itu, lanjut dia, harus jadi pembelajaran. "Kita harus meyakinkan SBY untuk berani menangani masalah-masalah, terutama korupsi," kata dia.

Namun demikian, Franz Magnis mengatakan tidak setuju dengan adanya desakan agar SBY mundur dari jabatannya karena kasus ini. "Saya tidak mendesak mundur, tapi mendesak untuk belajar dari peristiwa ini," kata dia.

Seperti diketahui tadi malam SBY memberikan pidato tanggapannya terhadap rekomendasi Tim 8 atas kasus dua pimpinan nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah. Beberapa kalangan menilai SBY tidak memberikan keputusan yang jelas dengan rekomendasi tersebut. SBY justru dinilai memberikan
putusan yang mengambang.

• VIVAnews
 
komentar
Lugas
24/11/2009
Apa susahnya ya bilang Dor .....! dari pada dduuuuuuuoooooorrrrrr
hikmatul huda
24/11/2009
pidato presiden tadi malam sangat jelas, berisi instruksi kepada kapolri dan jaksa agung. Orang-orang yang biasa berada dijalur-jalur komando sangat paham dengan instruksi strategik tersebut, kalo presiden memberikan instruksi yang taktis itu seperti instruksi sersan kepada kopral.' tapi malam itu intruksi jendral kepada jendral.
hikmatulhuda
24/11/2009
saya yakin kapolri dan jaksa agung adalah pejabat yang patuh pada presiden.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.