Awalnya, Hendarman berpikir, istilah yang cocok adalah calo kasus, atau disingkat cakas.
Ita Lismawati F. Malau, Bayu Galih
|
|
Kejagung: Hendarman Supanji (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis) |
|
VIVAnews - Jaksa Agung Hendarman Supandji mengaku risih dengan sebutan makelar kasus atau yang lebih dikenal dengan sebutan markus. Menurut Hendarman, Markus merupakan nama seorang tokoh yang dihormati dalam agama Nasrani.
Karena itu pun Hendarman punya usulan untuk mengganti istilah markus. Awalnya, Hendarman berpikir, istilah yang cocok adalah calo kasus, atau disingkat cakas. Namun Hendarman merasa istilah cakas sulit untuk dibiasakan.
Akhirnya Hendarman membuat istilah calo keliling yang disingkat cakil. Karena menurut Hendarman, calo ini masuk setelah keliling, melalui anak, istri, besan, keponakan, atau mantu. Jadi, calo atau makelar ini tidak masuk hanya melalui aparat penegak hukum.
"Selain itu Cakil menurut cerita munculnya setelah jam 12 malam. Matinya pun setelah melawan Arjuna," tutur Hendarman.
• VIVAnews