|
VIVAnews - Tim independen verifikasi fakta dan hukum sedang bertemu dengan aktivis dan pegiat antikorupsi. Pertemuan sekaligus audiensi ini dilakukan secara terbuka.
Pantauan VIVAnews pertemuan dengan sejumlah aktivis korupsi itu digelar di Kantor Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Jakarta Pusat, Rabu 4 November 2009. Pertemuan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.
Tujuh dari delapan anggota tim terlihat hadir. Mereka yakni, ketua Adnan Buyung Nasution, staf khusus Presiden Bidang Hukum Denny Indrayana, Rektor Universtas Paramadina Mulya Anies Baswedan, dan praktisi hukum yang juga politisi Partai Demokrat Amir Syamsudin.
Empat anggota tim lainnya yang juga terlihat hadir yakni, Kusparmono Ikhsan, Todung Mulya Lubis, dan Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Komaruddin Hidayat. Satu yang belum terlihat yakni Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana.
Tim bertemu dan beraudiensi dengan sekitar 10-20 aktivis antikorupsi. Pertemuan masih membahas kelanjutan rekaman percakapan Anggodo Widjojo, adik buron Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Anggoro Widjoj, dengan sejumlah penegak hukum.
Aktivis antikorupsi yang terlihat itu antara lain berasal dari Indonesia Corruption Watch (ICW), Kontras, dan Imparsial. Mereka yang terlihat antara lain Usman Hamid dari Kontras dan Rahlan Nasidik dari Imparsial. Hingga kini, pertemuan masih berlangsung.
ismoko.widjaya@vivanews.com
• VIVAnews