Rekaman KPK
Menkumham: Seujung Kuku pun SBY Tak Terlibat
Di tengah pemutaran rekaman, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar meninggalkan ruangan.
Selasa, 3 November 2009, 15:17 WIB
Ismoko Widjaya, Eko Huda S
Patrialis Akbar (Antara/ Prasetyo Utomo)

VIVAnews - Pemutaran rekaman percakapan Anggodo Widjojo, adik tersangka korupsi Anggoro Widjojo, masih terus berlangsung. Di tengah pemutaran rekaman, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar meninggalkan ruang sidang.

Patrialis Akbar sangat yakin bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sama sekali tidak terlibat, seperti yang disebut dalam rekaman di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Selasa 3 November 2009.

"Itu hanya 'jualan' saja. Tidak ada indikasi keterlibatan sedikitpun dari Presiden. Saya kira itu hanya orang mencatut nama RI 1," kata Patrialis sebelum meninggalkan ruang sidang.

Maka itu, Patrialis akan melaporkan kepada Presiden SBY terkait perkembangan rekaman. Menurut Patrialis, Presiden SBY meminta agar pelaku yang terlibat dalam rekaman ini segera diusut tuntas.

"Saya mohon dengan hormat, ini jangan dipolitisasi. Karena ini permainan dari orang-orang," ujar politisi dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Orang-orang yang dimaksud adalah mereka yang diduga bermain dalam rekaman itu. Maka itu, Patrialis 100 persen yakin bahwa tidak ada keterlibatan Presiden.

"Arahan presiden, jangan sampai ini dibiarkan. Karena tidak ada Presiden tidak ada keterlibatan seujung kuku pun," ujar dia lagi. Meski demikian, Patrialis tidak bisa menyimpulkan soal rekaman ini.

Patrialis menyerahkan sepenuhnya kepada majelis hakim untuk menilai. "Nanti ada tindak lanjutnya," kata Patrialis.

ismoko.widjaya@vivanews.com

• VIVAnews
 
komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Nama
Email
Komentar
Silahkan mengisi kode pengaman yang sesuai dengan gambar di atas.
Jika anda member Vivanews, silahkan login, atau Daftar ID anda.