|
VIVAnews - Aksi mendukung dua pimpinan non aktif KPK terus bergulir. Tidak hanya di Jakarta, di Padang Sumatera Barat, hari ini Senin 2 Oktober 2009, Gerakan Cinta Indonesia Cinta KPK (Cicak) akan menggelar pengibaran bendera setengah tiang.
Aksi akan dilaksanakan di sejumlah kampus di Padang, salah satunya Universitas Andalas. "Langkah awal kami akan deklarasi dulu di masing-masing kampus," ujar aktivis Cicak Roni Syahputra saat dihubungi VIVAnews.
Setelah deklarasi yang bernama 'Darurat Keadilan' di kampus-kampus, secara serentak aktivis korupsi di Kota Padang akan turun ke jalan. "Rencananya kami akan turun hari rabu (4/11) mengikuti langkah Jakarta," ujarnya.
Selain membagi-bagikan pita hitam, para mahasiswa pun akan menggelar aksi penuruan bendera setengah tiang, sebagai bentuk bela sungkawa matinya keadilan di negeri ini, tambah Roni.
Sementara di Jakarta Sementara di Jakarta aksi akan digelar di Bundaran Hotel siang ini pukul 13.00 Wib. ratusan mahasiswa dan sejumlah LSM yang berada di Jakarta akan turun ke jalan.
Menurut Teten Masduki,Sekretaris Jenderal Transparansi Internasional Indonesia (TII) Teten Masduki , aksi yang digelar dengan membagi-bagikan pita hitam ini, tidak semata-mata bentuk dukungan terhadap Bibit dan Chandra, tetapi juga untuk menyelematkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang khawatir ada upaya penghancuran.
"Kami membuka mata hati presiden karena khawatir ada upaya menghancurkan KPK," ujar Teten.
Karena itu, aksi tersebut bisa ditiru oleh siapa saja yang hatinya tergerak untuk menyelamatkan KPK yang dilanda ketidak adilan dan kondisnya terancam.
Laporan: Eri Naldi | Padang
• VIVAnews